paling enggak suka sama orang yang sms tengah malem gak jelas. dulu pernah ada yang sms tengah malem seakan dia sekarat dan sedang menunggu malaikat menjemputnya. bikin orang lagi enak tidur terbangun karena suara sms. bikin orang panik. bikin orang gak bisa tidur. gimana coba? disms balik enggak nyampe. ditelpon ternyata hapenya mati. besoknya saat aku tergopoh2 mencari dia, dia cuma senyum lihat aku. waktu aku tanyain ada apa? dia bilang enggak pa pa. KAREPMU KI OPO?? minta perhatian?
kemaren ada lagi yang sms tengah malem. bilang kalau dia marah sama aku. salahku apa? lupa ulang tahunnya? ngomen sesuatu yang gak enak di fbnya? perasaan enggak. ditanyain balik gak dijawab. sms sekali lagi sama aja dicuekin. oke fine! jangan harap aku sms lagi. jangan harap aku memohon-mohon diberi tahu salahku apa. jangan harap aku memohon-mohon untuk tidak lagi marah dan memaafkanku. ternyata? dia ngirim message ke fb ku. sinyal membuatku gak tau dia mengirimkan itu. alhasil? aku terlihat online di fb, tapi tak membalas pesannya. OMG! kamu itu cowok apa bukan sih? kaya begitu aja marah. kalau emang urgent, kenapa gak sms aja dari awal? toh kamu cuma menyapaku.
lagi. dia bilang aku sensitif. aku akui. aku balas bilang, dia pun sensitif. katanya? aku yang tak mau mengakuinyalah, aku yang lupalah. helloooww!! aku ngaku aku sensitif. kamu itu yang gak ngaca! tolong ya! dikit-dikit marah, kalo bukan sensitif lalu apa namanya? coba kasi tau aku istilah yang tepat.
lagi. tadi, pesan fbmu akhirnya aku balas. aku menjelaskan kenapa aku tak langsung menjawab kemarin. jawabmu hanya 'oh'. oke. tak masalah. aku pun sering begitu. yang jadi masalah, kenapa kamu tiba-tiba bilang lagi kalau aku nyuekin kamu? karena aku gak membalas 'oh'mu itu? karena aku online dan tidak menyapamu yang sedang online? tolong ya, mas. kamu itu siapa?
lagi. tiba-tiba kamu bilang aku nyuekin kamu. lagi. lagi. lagi. aku kesal. bagaimana tidak? aku sudah lama bersabar untukmu. setidaknya kamu asik untuk diajak ngobrol dan berdebat. aku masih ingin menjadi temanmu. tapi kamu selalu saja menyalahkanku tanpa alasan. aku bertanya, apa sebenarnya yang kamu ingin aku lakukan? kenapa kamu selalu saja menyalahkanku? kamu malah balik tanya, apa yang aku ingin kamu lakukan? aku ingin kamu memberiku alasan! selanjutnya? lagi lagi 'oh'. O K E F I N E ! sudah cukup aku kebingungan sendiri. sudah cukup aku khawatir sendiri. sudah cukup aku tak dapat tidur semalaman. sudah cukup aku merasa bersalah sendiri. sudah cukup aku disalahkan olehmu-yang bukan siapa-siapa.
sudah cukup!
Rabu, 11 Juni 2014
sudah cukup
Diposting oleh snaily di 00.53 0 komentar
Label: curhat
Kamis, 01 Mei 2014
Aku ingin bilang : rindu,.
Aku rindu. Sampai tak sanggup menahan rasa itu di dada. Akhirnya aku beranikan diriku bertanya padamu.
Lalu, saat mendengar suaramu. Rasanya rindu itu bukan berkurang, tapi semakin membebani dadaku.
Lalu, saat aku mendengar suara seorang perempuan. Suara kamu yang mengusirnya dengan menutup pintu kamarmu. Aku tercekat. Sungguh aku dapat mengira siapa perempuan itu. Teman kita itu, kan? Aku memastikannya.
Aku terdiam sedetik dua detik. Mencerna nama yang baru saja kau sebutkan. Aku sudah dapat mengiranya. Tapi tetap saja nama yang kau sebut itu terngiang jelas di kepalaku. Aku cemburu. Sepertinya begitu. Malam-malam begini. Dan dia ada di tempatmu. Ah,. Saking cemburunya, aku langsung menyudahi percakapan kita. Kamu bilang jangan. Teman kita sedang menemui orang lain di tempatmu. Oh, ya. Tentu saja. Bisa saja. Tapi kenyataannya dia menghampirimu, bukan?
Kita melanjutkan pembicaraan kita. Tapi aku tak dapat berkonsentrasi. Ah. Aku benci seperti ini. Nama itu masih terngiang di otakku. Membuat aku tak dapat merangkai kata yang aku inginkan.
Diposting oleh snaily di 21.48 0 komentar
Label: surat cinta
Sabtu, 26 April 2014
Momen
Kenapa momen kita selalu tidak tepat? Kenapa aku moodku sedang jelek saat kamu mau berbaik hati menyapaku dan bercerita padaku? Saat itu aku tidak memberikan respon yang benar. Apakah kamu merasakan keenggananku? Itukah sebabnya kamu menarik dirimu?
Kenapa pula saat aku ingin berbicara banyak hal denganmu kamu menarik diri seperti ini? Apa moodmu sedang jelek? Apa kamu hanya ingin membalasku? Aku ingin berbicara denganmu. Banyak hal. Hal-hal tidak penting. Apa saja. Aku ingin tertawa bersamamu. Tersenyum membaca balasan smsmu.
Kenapa momennya tidak tepat?
Diposting oleh snaily di 00.39 0 komentar
